WENDRI NALDI EL-MANINJAUI KHATIB BANDARO

WENDRI NALDI EL-MANINJAUI KHATIB BANDARO
WENDRI NALDI EL-MANINJAUI KHATIB BANDARO

Selasa, 07 Januari 2014

Catatan Generasi Ash-Haby dan Haraki Dalam Prestasi Nan Gemilang

Menanam jejak  merupakan suatu keniscayaan, menanam jejak bukan berarti apa yang dilakukan harus dikenang orang-orang sesudah kita, menanam jejak juga bukan berarti agar kita dipuji dan disanjung. Tapi menanam jejak hakikatnya adalah penanaman akan sebuah prasasti, prasasti yang akan menjadi pembelajaran bagi orang –orang setelah kita.

Gambar : 
XI PK (Generasi Ash-Haby); 
Wilda Sari, Juara Umum Prestasi Tingkat Kelas XI Semester I, T.P. 2013/2014 


Pertanyaannya…


Jejak apa yang telah kita tanam, jejak bagaimana yang telah ditancapkan. Sesungguhnya setiap jejak kebajikan, sekecil apapun, tetap bermakna kebajikan, dan sebaliknya, sekecil apapun jejak kejelekan yang ditanam, tetap bermakna kejelekan.


Gambar :
XII PK (Generasi Haraki) 
Juara Umum Class Meeting Semester I,  T.P. 2013/2014


Disinilah kami dibina …dalam sebuah keluarga besar PK MAN Maninjau, bahwa perjuangan menanam jejak kebajikan dalam bentuk apapun menjadi suatu keniscayaan. Ditengah gelombang hidup yang sepi dari ruh spiritual, ditengah hantaman badai yang selalu kami tepis dengan satu kekuatan, yakni “ukhuwah”, maka hantaman badai itu luluh lantak tak berbekas.

Gambar :
XII PK (Generasi Haraki) 
Juara Umum Class Meeting Semester I, T.P. 2013/2014


Kami adalah jiwa-jiwa Haraki, kami generasi pencinta para shahabat, generasi Ash-Haby yang menggelora dalam satu rumpun Ukhuwah Islamiyah, keluarga besar PK (Program Keagamaan). Bagi kami segala asa adalah jalan-jalan menuju kejayaan. Bagi kami harapan akan kegemilangan akan selalu ada, karena kami diajarkan akan hal itu. Dan ketahuilah …kami punya satu kekuatan, bahwa pertolongan Allah swt. pasti datang. Dan kami meyakini bahwa pertolongan itu datang dengan dijemput, bukan ditunggu.

Maka lihatlah …pandanglah dengan kelembutan hati, tentang makna pertolongan itu, prestasi dalam bingkai keluarga besar ini tertancap. Ini bukan menunjukkan siapa diri kami sesungguhnya, ini bukan menunjukkan eksistensi diri, dan juga bukan berharap akan segala puji. Tapi …ketahuilah …ini makna dari menanam jejak, ini makna bahwa kami harus menanam kebajikan sekecil apapun, dan tetap bermakna kebajikan, dan ini makna bahwa Allah swt. akan  selalu menolong hamba-Nya yang menolong agama-Nya.

(Catatan Generasi Ash-Haby Juara Umum Prestasi tingkat kelas XI, dan Generasi Haraki Juara Umum Class Meeting, 
Semester I, Tahun Pelajaran 2013/2014, MAN Maninjau)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar