Menanam jejak
merupakan suatu keniscayaan, menanam jejak bukan berarti apa yang
dilakukan harus dikenang orang-orang sesudah kita, menanam jejak juga bukan
berarti agar kita dipuji dan disanjung. Tapi menanam jejak hakikatnya adalah
penanaman akan sebuah prasasti, prasasti yang akan menjadi pembelajaran bagi orang
–orang setelah kita.
Gambar :
XI PK (Generasi Ash-Haby);
Wilda Sari, Juara Umum Prestasi Tingkat Kelas XI Semester I, T.P. 2013/2014
Pertanyaannya…
Jejak apa yang telah kita tanam, jejak bagaimana
yang telah ditancapkan. Sesungguhnya setiap jejak kebajikan, sekecil apapun,
tetap bermakna kebajikan, dan sebaliknya, sekecil apapun jejak kejelekan yang
ditanam, tetap bermakna kejelekan.
Gambar :
XII PK (Generasi Haraki)
Juara Umum Class Meeting Semester I, T.P. 2013/2014
Disinilah kami dibina …dalam sebuah keluarga
besar PK MAN Maninjau, bahwa perjuangan menanam jejak kebajikan dalam bentuk
apapun menjadi suatu keniscayaan. Ditengah gelombang hidup yang sepi dari ruh
spiritual, ditengah hantaman badai yang selalu kami tepis dengan satu kekuatan,
yakni “ukhuwah”, maka hantaman badai itu luluh lantak tak berbekas.
Gambar :
XII PK (Generasi Haraki)
Juara Umum Class Meeting Semester I, T.P. 2013/2014
Kami adalah jiwa-jiwa Haraki, kami generasi
pencinta para shahabat, generasi Ash-Haby yang menggelora dalam satu rumpun Ukhuwah
Islamiyah, keluarga besar PK (Program Keagamaan). Bagi kami segala asa adalah
jalan-jalan menuju kejayaan. Bagi kami harapan akan kegemilangan akan selalu
ada, karena kami diajarkan akan hal itu. Dan ketahuilah …kami punya satu
kekuatan, bahwa pertolongan Allah swt. pasti datang. Dan kami meyakini bahwa
pertolongan itu datang dengan dijemput, bukan ditunggu.
Maka lihatlah …pandanglah dengan kelembutan
hati, tentang makna pertolongan itu, prestasi dalam bingkai keluarga besar ini
tertancap. Ini bukan menunjukkan siapa diri kami sesungguhnya, ini bukan
menunjukkan eksistensi diri, dan juga bukan berharap akan segala puji. Tapi …ketahuilah
…ini makna dari menanam jejak, ini makna bahwa kami harus menanam kebajikan
sekecil apapun, dan tetap bermakna kebajikan, dan ini makna bahwa Allah swt.
akan selalu menolong hamba-Nya yang
menolong agama-Nya.
(Catatan Generasi Ash-Haby Juara Umum Prestasi tingkat kelas XI, dan Generasi Haraki Juara Umum Class Meeting,
Semester I, Tahun
Pelajaran 2013/2014, MAN Maninjau)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar