Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Catatan Bersama orang-orang yang ana cintai di jalan Dakwah
Puji syukur kepada Allah swt, shalawat teruntuk Rasulullah
saw.
Hari itu diseputaran MAN Maninjau, cuaca siang terasa panas
menyengat, dalam suasana Ramadhan ke- 18 tahun 1433 H, terasa sekali haus dan lapar
cukup menggoda iman. Mungkin menurut standar ukurannya, jika panas cukup kuat
disiang hari, sore akan dihiasi dengan cahaya keemasan sinar sang surya,
tampak indah kala menerpa riak-riak air
Danau Maninjau tepat disebelah Barat bangunan pendidikan yang telah melahirkan
diantaranya sosok –sosok ulama. Namun sore ini agak lain. Beranjak sore hujan
turun cukup deras, Madrasah Aliyah Negri ( MAN ) Maninjau tampak agak memutih
disirami curahan hujan, bagaikan bangunan bersejarah dihinggapi bulir-bulir
salju, beberapa sosok tampak sangat serius dibeberapa lokasi, sibuk dengan
aktifitas masing-masing.
Yo, hari itu adalah hari membangun sebuah peradaban,
membangun keberasamaan atas dasar iman, membangun cita-cita dalam satu konsep
ukhuwah. Kegiatannya biasa, tapi nilai yang hendak dicapai, disanalah
kedahsyatannya. Ya, hari itu keluarga besar Program Keagamaan ( PK ) MAN
Maninjau kelas XI dan XII menggelar hajatan Ukhuwah, “ IFTHAR JAMA’I “ atau
buka bersama ala PK. Kala waktu mulai beranjak sore, mereka telah sibuk dengan
segala persiapan.
Subhaanallaah !, sungguh Islam itu sangat indah mengajarkan
rasa cinta sesama muslim, karupuak yang sudah tidak lagi badaruak
tidak menjadi alasan untuk kegiatan ini tidak menjadi nikmat, karena disanalah
rasa kebersamaan itu terasa indah, kala sesuatu yang terasa tidak nyaman, tapi
dengan kebersamaan semua terasa menjadi enjoy, melalui karupuak ndak
badaruak mudah-mudahan menjadi alarm
( pengingat ) dimasa yang akan datang, bahwa hakikatnya Keluarga Besar PK MAN
Maninjau yang merupakan generasi penerus dari IAI dan PK sebelumnya, masih mampu
melanjutkan perjuangan meniti Islam dalam sebuah ikatan kebersamaan yang
terikat dalam Ukhuwah Islamiyah yang tentunya terorganisir dengan rapi.
Ketahuilah, Ifthar Jama’i kali ini memiliki kesan yang
mendalam, sebagaimana tahun-tahun lalu juga memiliki kesan tersendiri, kesan
Ifthar Jama’I kali ini adalah : Sungguh rasa cinta sesama mereka anak-anak PK
MAN Maninjau dalam sebuah keluarga besar yang terikat karena mereka merasa bersaudara patut
daicungi jempol. Subhaaanallaah !
Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar