WENDRI NALDI EL-MANINJAUI KHATIB BANDARO

WENDRI NALDI EL-MANINJAUI KHATIB BANDARO
WENDRI NALDI EL-MANINJAUI KHATIB BANDARO

Selasa, 07 Agustus 2012

Ifthar Jama'i ( Buka Bersama ) PK MAN Maninjau : Kebersamaan dalam Karupuak Ndak Badaruak


Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Catatan Bersama orang-orang yang ana cintai di jalan Dakwah

Puji syukur kepada Allah swt, shalawat teruntuk Rasulullah saw.

Hari itu diseputaran MAN Maninjau, cuaca siang terasa panas menyengat, dalam suasana Ramadhan ke- 18  tahun 1433 H, terasa sekali haus dan lapar cukup menggoda iman. Mungkin menurut standar ukurannya, jika panas cukup kuat disiang hari, sore akan dihiasi dengan cahaya keemasan sinar sang surya, tampak  indah kala menerpa riak-riak air Danau Maninjau tepat disebelah Barat bangunan pendidikan yang telah melahirkan diantaranya sosok –sosok ulama. Namun sore ini agak lain. Beranjak sore hujan turun cukup deras, Madrasah Aliyah Negri ( MAN ) Maninjau tampak agak memutih disirami curahan hujan, bagaikan bangunan bersejarah dihinggapi bulir-bulir salju, beberapa sosok tampak sangat serius dibeberapa lokasi, sibuk dengan aktifitas masing-masing.


Yo, hari itu adalah hari membangun sebuah peradaban, membangun keberasamaan atas dasar iman, membangun cita-cita dalam satu konsep ukhuwah. Kegiatannya biasa, tapi nilai yang hendak dicapai, disanalah kedahsyatannya. Ya, hari itu keluarga besar Program Keagamaan ( PK ) MAN Maninjau kelas XI dan XII menggelar hajatan Ukhuwah, “ IFTHAR JAMA’I “ atau buka bersama ala PK. Kala waktu mulai beranjak sore, mereka telah sibuk dengan segala persiapan.

Subhaanallaah !, sungguh Islam itu sangat indah mengajarkan rasa cinta sesama muslim, karupuak yang sudah tidak lagi badaruak tidak menjadi alasan untuk kegiatan ini tidak menjadi nikmat, karena disanalah rasa kebersamaan itu terasa indah, kala sesuatu yang terasa tidak nyaman, tapi dengan kebersamaan semua terasa menjadi enjoy, melalui karupuak ndak badaruak  mudah-mudahan menjadi alarm ( pengingat ) dimasa yang akan datang, bahwa hakikatnya Keluarga Besar PK MAN Maninjau yang merupakan generasi penerus dari IAI dan PK sebelumnya, masih mampu melanjutkan perjuangan meniti Islam dalam sebuah ikatan kebersamaan yang terikat dalam Ukhuwah Islamiyah yang tentunya terorganisir dengan rapi.
Ketahuilah, Ifthar Jama’i kali ini memiliki kesan yang mendalam, sebagaimana tahun-tahun lalu juga memiliki kesan tersendiri, kesan Ifthar Jama’I kali ini adalah : Sungguh rasa cinta sesama mereka anak-anak PK MAN Maninjau dalam sebuah keluarga besar  yang terikat karena mereka merasa bersaudara patut daicungi jempol. Subhaaanallaah !


Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar