Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Puji syukur kepada Allah s.w.t, shalawat buat
Rasullah s.a.w.
Ketahuilah … Islam agama yang membawa
keselamatan dalam segala aspek kehidupan, dengan ber-Islam maka tertanam
kewajiban untuk menunaikan segala kebajikan dalam bentuk apapun, jika ada yang
mengatakan urusan Islam hanya urusan di Surau/Masjid, atau hanya untuk
orang-orang tertentu, ooo… tidak. Ada tiga aspek yang harus dimiliki umat
Islam, apabila ketiga aspek itu dapat dicover dengan cara yang bijak, maka
nilai-nilai ke-Islaman seseorang akan nampak dalam kehidupannya, niscaya ia
akan merasakan nikmatnya hidup dalam Islam, kala itu ia akan merasakan Islam
benar-benar agama keselamatan.
Aspek tersebut berkolaborasi secara komprehensif
dan tidak boleh mengambil satu aspek lalu mengabaikan aspek yang lain, dan
semua itu akan diperoleh dengan upaya yang sungguh-sungguh dan
berkesinambungan, yakni :
Pertama : Tarbiyah Fikriyah, bagaimana membentuk
pola pikir yang matang dalam hidup, berfikir positif akan hal-hal kebajikan dan
muatannya adalah ilmu. Maka umat Islam harus memiliki ilmu, baik ilmu yang
berupa fardhu ‘ain maupun ilmu yang berupa fardhu kifayah. Ilmu yang tidak
hanya bermanfaat untuk diri namun juga bermanfaat untuk orang lain. Selaku
muslim, menuntut ilmu syari’at (agama) merupakan fardhu ‘ain, berdosa jika ada yang
mengabaikan, sementara untuk ilmu yang sifatnya fardhu kifayah juga jangan
sampai diabaikan, agar mampu berinteraksi dengan segala kondisi dengan syarat
nawaitu juga harus dikembalikan untuk membangun nilai-nilai ke-Islaman itu
sendiri.
Kedua, Tarbiyah Ruhiyah, penanaman nilai-nilai
kejiwaan mental spiritual yang matang, hati yang ikhlas, tawadhu’ dan tunduk
serta patuh akan aturan syari’at hingga mampu merealisasikan dengan penuh
kesungguhan. Ruh umat Islam haruslah selalu dibangun dengan selalu berupaya
mensucikan diri, dengan mempelajari Islam dengan benar, mengamalkan sehingga
nampak pengaruhnya dalam kehidupan, membentuk akhlakul karimah.
Ketiga, Tarbiyah Jasadiyah, yakni membina jasad
yang kuat dan tangguh. Para ulama shalafusshaleh telah memberikan keteladanan
dalam hal ini, pejuang-pejuang Islam yang telah menoreh catatan-catatan
gemilang dalam berbagai penegakkan izzah Islam wal muslimin cukup menjadi
contoh tak terbantahkan. Umat Islam harus kuat secara fisik, sehat dan tangguh
dalam segala kondisi.
Dalam mewujudkan
upaya inilah, keluarga besar PK (Program Keagamaan) MAN Maninjau mencoba
mewujudkannya. PK bagi kami merupakan ladang bagi segala kebajikan yang
dituntut Islam, belajar Islam dengan benar (tarbiyah fikriyah), hal tersebut telah kami coba mewujudkannya,
dengan selalu berupaya mempelajari Islam : Tafsir, Hadits, Akhlak Tasawuf,
Fiqh/Usuhul Fiqh, Ilmu Kalam, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab serta
Tahfizh, tanpa mengabaikan kelimuan lainnya, seperti ilmu kebahasaan dan ilmu
pasti, serta ilmu sosial.
Sedangkan tarbiyah ruhiyah, kami mencoba membina
diri selain memahami ilmu-ilmu ke-Islaman, kami perkaya dengan kegiatan yang
menurut kami dapat lebih menguatkan ruh ke-Islaman, seperti MABIT (Malam Bina
Iman dan Taqwa) dan Rohis.
Dan tepatnya 12 Jumadil Awwal 1434 H,
Alhamdulillaah, kami telah menunaikan sebuah proses tarbiyah jasadiyah,
menelusuri semak belukar, menaiki dan menuruni lembah hutan belantara, dalam
sebuah kegiatan Hiking, berlokasi di seputaran Dama Gadang, Kecamatan Tanjung
Raya Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Banyak hikmah yang dapat dijadikan
i’tibar, selain dapat membentuk fisik yang kuat, juga dapat menumbuhkan rasa
kebersamaan, memang demikianlah Islam mengajarkan kepada kami bahwa orang
mukmin itu bersaudara (Lihat Q.s. Al0Hujurat : 10), kebersamaan yang membentuk
persaudaraan dalam perjalanan Hiking yang cukup melelahkan telah mampu mengikat
dan mengokohkan kami. Aduhai … sungguh ukhuwah yang lahir dari nuansa Aqidah
yang kokoh, itulah kenikmatan yang sulit untuk menggoreskannya dengan tinta.
Semoga apa yang kami tanam, menjadi saksi kelak
bahwa kami tidak salah memilih jalan, bahwa kami tidak salah dalam menentukan
pilihan hidup, walau terkadang kami tahu, berjuang atas nama Islam, bukanlah
perkara mudah dan akan selalu menghadapi
rintangan dan cobaan, apakah cemoohan, kedengkian para pendengki, namun semua
itu semoga menjadi pernak pernik dan lebih menguatkan kami. Satu hal ada sebuah
keyakinan yang terhunjam dalam jiwa kami, dan kami diajarkan untuk itu, selama
sesuatu dibangun dengan kebersamaan, kokoh dalam satu jama’ah, saling
menguatkan, terajut kuat dalam simpul Ukhuwah Islamiyah, takkan surut langkah
ini, takkan tumbang dihantam badai, karena semua itu adalah sunnah dari
perjuangan, jika memang berharap sebuah keberuntungan. Takbiir !!!
Gambar dibuat dengan : Micosoft
Office Word 2007 © 2006 Microsoft Corporation. All rights reserved, Paint, Microsoft Windows Version 6.1 (Build 7600) Copyright
© 2009 Microsoft Corporation. All rights reserved, JPEG picture
Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar