Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Puji syukur kepada Allah s.w.t. Shalawat buat
Rasulullah s.a.w.
Ehtahlah …sulit untuk dilukiskan dalam rangkaian
kata-kata … suatu kenikmatan yang seakan jiwa ini merasakan limpahan karunia
yang begitu luas atas karunia Allah swt, menyaksikan generasi dakwah yang
tergabung dalam Rohis Bina Remaja Islam MAN Maninjau dalam kegiatan MABIT
(Malam Bina Iman dan Taqwa) yang baru
saja usai ditunaikan (16-17 Jumadil Awwal 1434 H). Sungguh Allah s.w.t berkuasa
penuh terhadap hati manusia, yang telah memancarkan cahaya hidayah terhadap
mereka peserta MABIT walau dalam kondisi suasana malam liburan, tapi malam itu
mereka relakan tubuh dan jiwa mereka untuk agama Allah s.w.t.
Maka saksikanlah, wahai para generasi Islam,
lihatlah wahai pelanjut risalah Islam. Tidakkah diantara kalian jika ada yang
lalai merasa iri kala melihat dan kenyataan yang menunjukkan bahwa diantara
kalian ternyata ada sosok-sosok hebat dan penuh dedikasi yang tidak memiliki
pemikiran yang sama dengan kalian. Mereka mungkin seumur dengan kalian, juga
mungkin punya keinginan yang sama dengan kalian, punya kecendrungan nafsu
seperti kalian, tapi ada yang membedakan mereka dengan kalian, kalian terlena
dengan kelalaian kalian, tapi mereka terlena dengan ketundukan mereka pada Sang
Khalik. Kalian yang lalai mungkin merasa damai dan bahagia dengan kelalaian kalian,
mereka mungkin dalam keadaan yang sulit
dalam berjuang, tapi kelak kalian akan menyaksikan kala mereka tertawa dengan
kemenangan mereka, kemenangan hakiki, saat itu kalian dalam keadaan menangis
dan menyesali diri, maka bergunakah perkataan kalian : “ Seandainya …seandainya
… dan seandainya saya mengikuti jalan mereka dahulu, niscaya saya tidak akan
menjadi orang menyesal seperti ini ”. Oooo… malang sekali nasib kalian, kemalangan
yang kalian pilih sendiri, kemalangan yang ingin kalian menebus dengan sesulit apapun, tapi
ketahuilah …sungguh itu tinggal angan-angan kalian, dan kalian tetap dalam
kondisi menerima balasan atas kelalaian kalian.
Subhaanallaah !!!
Mereka peserta MABIT, terdiri dari beberapa
orang siswa-siswi MAN Maninjau itu, sungguh indahnya gema lantunan tadarus
mereka pada malam-malam terakhir menjelang shubuh. Sungguh dahsyatnya jiwa
mereka yang rukuk dan sujud dalam tahajud yang mempesona. Duhai …lihatlah,
inilah generasi Islam yang sesungguhnya, generasi yang tidak hanya lahir dari
keturunan Muslim, tapi memang punya komitmen akan kemusliman mereka dan
berupaya tetap istiqamah menjadi muslim. Bagi kalian yang mengaku muslim,
mengaku sebagai umat Islam namun jika tidak mampu menunaikan ajaran kemusliman
kalian, lantas apa makna kalian mengatakan kalian sebagai seorang muslim ? Apa
alasan kalian mengaku sebagai muslim ? Mengapa kalian mengatakan kalian seorang
muslim ? Tidakkah kalian tahu, jika hanya sekedar mengaku-ngaku semua orang
juga bisa, tapi bermaknakah jika hanya sekedar pengakuan ? Apakah syarat
seorang muslim cukup hanya dengan mengaku muslim ?
“ Ya Allah, sungguh Engkau berkuasa
membolak-balikkan hati manusia, sungguh Engkau punya keputusan yang tidak akan
mampu makhluk dipermukaan bumi ini untuk merubahnya, untuk itu ya Allah, berilah
kekuatan Iman pada kami dan generasi kami, kekuatan yang terhunjam dalam sebuah keyakinan yang
kuat, bahwa hidup hanya untuk mengabdi pada-Mu. Amiin.”
Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh


Tidak ada komentar:
Posting Komentar